Langsung ke konten utama

Belajar Arti Tenggang Rasa Dari Jembatan Kayu Pusulemba Tentena

Jembatan kayu pusulemba, nampak masih terlihat kokoh, walaupun usianya sudah mencapai ratusan tahun, merupakan salah satu jembatan kayu yang memiliki banyak cerita dan kenangan bagi masyarakat Poso.



Jembatan Kayu Pusulemba Tentena
Jembatan Kayu Pusulemba Tentena

Jembatan Pusulemba merupakan satu-satunya jembatan penghubung  yang hanya bisa dilewati dari salah satu arah berlawanan, di sinilah letak keunikan jembatan kayu ini, mengajarkan masyarakat untuk memiliki tengang rasa yang tinggi, berada tepat diatas  aliran air Danau Poso, jembatan kayu ini nampak terlihat  menawan, beberapa desa di Kecamatan Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. sangat bergantung terhadap keberadaan jembatan ini, sebelum jembatan kayu ini ada dulunya aksesibilitas dengan menggunakan perahu kayu.

Sepanjang aliran Danau Poso
Sepanjang aliran Danau Poso 

Sepanjang aliran Danau Poso banyak terdapat karamba,  sejenis tempat penyimpanan ikan yang terbuat dari kayu berbentuk segi empat,  Danau Poso rumah bagi habitat ikan air tawar, dan beberapa Endemik asli Danau Poso hidup.

Danau Poso, menjadi sumber mata pencarian sebagian warga di kecamatan tentena, tepatnya Danau terbesar dan terdalam Ke-3 di Indonesia Setelah danau Toba Sumatera Utara dan Danau Singkarang Sumatera Barat.


Karamba di Danau Poso yang dipenuhi dengan ikan habitat air tawar
Karamba di Danau Poso yang dipenuhi dengan ikan habitat air tawar

Saya ingat betul  saat  datang berlibur ke Tentena,  memancing di pinggiran Danau Poso merupakan aktifitas yang sangat menyenangkan, jumlah ikan air tawar yang melimpah menjadikan warga sering meletakan ikan hasil tangkapan kedalam keramba atau kolam sambil menunggu pembeli atau sekedar untuk mencukupi kebutuhan harian sebagai lauk utama.
Suhu udara di Tentena sangat dingin hingga   hasil panas berkondensasi di udara yang dingin menyebabkan nafas  mengeluarkan asap seperti kepulan asap tembakau,  menjelang sore harinya Tentena pasti  sering diguyur hujan, saya sangat senang dengan udara Tentena yang sejuk. harus tidur dengan selimut berlapis tebal, sebagai penangkal rasa dingin.

Dengan dibangunya jembatan baru tepat disamping jembatan kayu Pusulemba, fungsi jembatan pun sebagai satu-satunya akses jalan penghubung dipindahkan .  hingga akhirnya jembatan kayu Pusulemba  di robohkan  bersama cerita dan kenangan yang tidak terlupakan  jembatan kayu yang hanya bisa dilewati satu arah dari sisi yang berlawanan. 
loading...
loading...

Komentar