Langsung ke konten utama

Soal Selerah, Bicara Rasa dan Pilihan Keju Limburger

Hidangan semahal apapun, jika rasanya tidak sesuai lidah, jangan pernah paksakan untuk mengatakan suka, konyol terjebak dalam situasi terpaksa mencicipi hidangan mahal yang rasanya aneh, ini bukan soal price tapi soal rasa menurutku, cerita kejadian yang pernah saya alami, kebetulan lagi low season, resort yang di kelolah pacar teman saya, yang berkebangsaan Jerman ini lagi sepi tamu, kami di ajak menginap pas weekend, memenuhi undangan mereka, kami pun berangkat dari palu menuju donggala.



Sambil menunggu tempat kami di siapkan, terlihat Mr X sedang menyiapkan makanan cerita nya Mr X., adalah mantan koki Rihana , tidak butuh waktu lama hidangan pun siap, dengan menu pasta carbonara sebagai main course nya beserta dessert salat tuna, sambil tarik - tarik nafas saya pun mulai mencicipi hidangan yang terlihat asing bagi saya yang asli keturunan campuran Aceh-Bugis, memecah keheningan sesekali Mr X. yang tidak bisa berbahasa Indonesia ini menanyakan bagaimana rasa makanan apakah kami suka, namanya kita orang Indonesia rasa tidak enakkan pasti akan muncul alias basa-basi, saya pun menjawab saya suka rasanya enak, awal Mr.mulai menjelaskan ingredient yang di gunakan dan yang pasti bau kejunya sangat menyengat ternyata Mr membawa keju dari negaranya namanya keju limburger yang terbuat dari susu sapi fermentasi, tidak seperti keju yang ada di indonesia. entah apa yang salah tiba tiba, Mr Mengambil sepiring salad Tuna lagi , ondemande kata ku dalam hati, sudah salah jawab.. dengan alasan I am full, untungnya wajah nya tidak terlihat kecewa karena penolakan.
loading...

Komentar