Langsung ke konten utama

Mau Eksis di Halaman Depan Google Pahami Dulu Petunjuk SEO Berikut

Membuat situs web / blog traveling bisa  eksis di halaman depan Google, Pahami Petunjuk SEO Berikut. Saya memberi tahu sedikit pengalaman menjadi Travel Blogger yang gagal eksis di halaman Google. 

Dulu jauh sebelum wangsit datang, semua artikel  saya buat, tidak satupun  menggunakan instruksi dan cara bekerja SEO, berjalannya waktu  visitor pada blog tidak meningkat bahkan hampir masuk kedalam fase punah.

blog traveling
Ilustrasi : Cerita Perjalanan di Lembah Napu


Awal dilema melanda sanubari,  maka timbul pertanyaan di kepala apa ada kesalahan fatal  ! Pertanyaan ini sering dan setara disampaikan oleh orang-orang pada awal memulai membuat situs web atau blog dan selalu  gagal ada di halaman depan Google.
Bahkan parahnya, Adsense yang menjadi sumber penghasilan utama para blogger di Indonesia pun tidak kunjung  menunjukan hasil maksimal.

Itulah tadi sepenggal kisah sedih sebelum mengenal SEO, terus sekarang kita akan membahas sedikit mengenai  SEO,  merupakan singkatan dari "Search Engine Optimization" .

Sekarang coba kamu cari satu kata kunci di mesin pencarian google, artikel mana  bakal kamu klik saat halaman pencarian muncul, halaman peringkat 1 Google  atau halaman ke 100 google ? tentu artikel yang nankring dan eksis di halaman paling depan di  Google

Gambar oleh Darwin Laganzon dari Pixabay 


Memahami SEO
SEO adalah salah satu channel digital marketing, sehingga sebelum menguasai SEO. penting untuk mengetahui konsep digital marketing secara umum.

  • Mindset, penting dikuasai oleh setiap digital marketers:

  1.  problem solving,
  2.  data analysis & critical thinking,
  3.  fast learning.

  • Step/workflow digital marketing campaign secara umum:

  1.  plan & hypothesis,
  2.  execution,
  3.  data gathering,
  4.  data analysis,
  5.  insight.

  •  Proses SEO secara umum:

  1.  keyword research;
  2.  on-page optimization;
  3.  off-page optimization;
  4.  measurement & analysis. 

Research

Output dari keyword research adalah daftar kata kunci paling relevan,

bersama dengan volume pencarian  rata-rata, semakin besar volume pencarian menghasilkan kata kunci paling baik.

Kriteria kata kunci digunakan sebagai target :

  • Relevan .

Langkah-langkah untuk melakukan research keyword :

  • Tentukan "kata kunci ", 

Tanyakan kepada pengguna target kata kunci apa paling mereka cari di google;

  •  Validasi dengan mengetik di Google;
  •  Gunakan alat untuk mendapatkan volume pencarian dan kata kunci terkait. Salah

Satu-satunya uber menyarankan neilpatel.com. Selain untuk kata kunci

Penelitian, alat-alat ini dapat digunakan untuk pesaing penelitian;

  • Masukkan kata kunci dari langkah sebelumnya satu per satu ke alat ini;
  • Unduh hasilnya, bersama dengan kata kunci yang terkait dengan kata kunci sebelumnya;
  • Kompilasi hasilnya dan lakukan analisis sampai kita mendapatkan kata kunci

sesuai dengan kriteria;

  • Hasil akhir adalah daftar kata kunci. Masing-masing kata kunci.

Competitive Research
  • Tujuan akhir dari competitor research adalah untuk mengetahui strategi SEO  competitor  .
  • hasil dari  competitor research:
  1.  Daftar competitor lain,
  2.  Kata kunci yang membawa traffic ke situs web pesaing,
  3.  strategi konten  kompetitor,
  4.  backlink yang didapat  kompetitor.
On-Page Optimization
  • Terdapat dua bahagian mesti dilakukan dalam on-page optimization: content dan technical.
  • Optimasi ontent on-page berarti 
  • membuat situs web terbaik di
  • Mata mesin pencari. Kriteria paling baik berdasarkan Pedoman Evaluator Mesin Pencari
  • Google, dapat disingkat EAT, yaitu: 
  1. Expert: Untuk topik / kata kunci target  kita , halaman kita berisi konten harus komprehensif, detail, dan mudah dimengerti;
  2. Authoritative: untuk  topik / target kata kunci yang kita targetkan, situs web kita miliki wewenang untuk membahas topik, misalnya situs web Traveling ditulis  oleh seorang Traveler;
  3. Tepercaya: situs web kitai dapat dipercaya, misalnya dengan menggunakan template
  4. Secara profesional, menggunakan HTTPS, ada layanan pelanggan 24 jam, dan sebagainya.
Bagian teknis SEO
  • Beberapa bagian optimasi teknis di halaman yang paling penting:
  1. Meta title. Adalahranking factor. Hal pertama yang akan dilihat pengguna sebelum Memutuskan untuk mengklik. Setiap halaman harus unik, seharusnya tidak ada dua halaman dengan judul yang sama; Berisi target kata kunci di depan; Maksimum 50-60 karakter, termasuk spasi dan nama brand pada akhirnya; Click-baity  (memancing orang untuk mengklik).
  2.  Meta description. Meta title  Panjang Terbatas, Jadi Meta Deskripsi melengkapi Berisi target kata kunci (nanti Bold oleh mesin pencari);Punya alasan mengapa pengguna harus mengklik punya kita  dibandingkan punya pesaing; Maksimal 150 karakter.
  3. URL. www.papahiu.my.id/2020/12/menjelajah-keindahan-alam-purbakala-lembah-di-pulau-sulawesi.html lebih baik daripada dengan www.papahiu.my.idpost/12345, karena membuat pengguna dan pencarian Mesin memahami isi halaman hanya dari melihat URL. Harus berisi kata kunci target; Gunakan DASH / "-" sebagai penganti spasi; Jangan terlalu panjang, coba 3-5 kata.
  4. Internal linking. Beri tahu mesin pencari bahwa ada halaman lain di Situs web kita, kurangi bounce rate. Gunakan Halaman Target Kata Kunci Tujuan sebagai anchor text.
  5. struktur judul. Perlu ada judul heading 1, heading 2, heading 3 dan seterusnya.
  6. Mobile friendly. 70-80% pengguna mengakses situs web dari ponsel. Mobile first indexing..
  7. Fast loading. User & search enginet. Pengguna & mesin pencari seperti situs web cepat. Ada situs web untuk mengetes loading speed & kasih saran improvement seprti pagespeed insight.
Off-Page Optimization

  •  Tidak semua link sama di mata search engine. Ada backlink  bisa meningkatkan ranking website kita atau malah membuat website kita hilang.
  • Ada beberapa konsep penting tentang link:
  1. Tautan dari situs web populer lebih berharga dari website antah berantah;
  2. Tautan dari domain baru lebih berharga dari tautan dari halaman baru dari domain sebelumnya;
  3. Tautan yang membawa traffic pengguna (artinya ada pengguna mengklik, bukan hanya tautan dari situs web yang tidak ada pengunjung) itu lebih bernilai;
  4. Tautan dalam body content (tempat  pengguna membaca konten) lebih berharga daripada tautan di footer atau sidebar (karena jarang diklik);
  5. Tautan mudah didapat, biasanya lebih tidak bernilai .Misalnya 1.000 tautan
  6. Menggunakan perangkat lunak SEO jauh lebih sedikit nilainya dari 1 tautan dari detik.com.
  • Black Hat SEO: Mesin pencari melarang, backlink dimaksudkan untuk mengakali Mesin pencari, bukan untuk membantu pengguna.
  • White Hat SEO: Tautan diperoleh bukan dengan membeli / memberi uang/senilai monetary value langsung ke situs web lain.
  • Gray hat SEO:  jelas black atau white-nya. Tidak benar-benar mengakali
  • Seperti black hat, tapi itu tidak benar-benar tidak ada uang seperti white hat. Banyak Praktisi SEO masih menggunakan cara-cara ini, karena dampaknya juga terbukti.
  • Beberapa strategi white hat SEO  paling umum:
  1. Media sosial akun kita sendiri. Buat profil di berbagai media sosial (Twitter, Instagram, Pinterest, LinkedIn, dll.), Berikan tautan pada profil, dan Rutin Bagikan konten situs web kita  di sana;
  2. Mengomentari blog di komunitas paling relevan dengan konten situs web kita;
  3.  Guest posting.  menulis ke blog lain;
  4. Website user generated content: Kompasiana, Indonesiana, Medium;
  5. Situs Forum / Grup / QA Online, sesuai dengan niche situs web kami;
  6.  Menjadi ahli, melalui wawancara;
  7.  Public Relations (PR) dan publikasi positif lainnya;
  8.  Buat  resource content untuk jadi referensi;
  9. Dari stakeholders/partner bisnis kita sendiri.
Pengukuran & Analisis.
  • Ada 3 metrik  harus di pantau:
  1.  Peringkat. Setidaknya peringkat kita harus ada trek meningkat dari waktu ke waktu;
  2.  Traffic. Jumlah pengunjung  masuk harus meningkat dari waktu ke waktu;
  3. konversi (jika situs web kitai memiliki transaksi) itu juga harus meningkat;
                      loading...

                      Komentar