Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Toraja

Wisata Buntu Burake Tana Toraja: Patung Yesus Tertinggi di Dunia dan Jembatan Kaca yang Menantang

Buntu Burake bukan sekadar patung biasa. Destinasi wisata unggulan di Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini menjadi ikon kebanggaan masyarakat Toraja. Patung Yesus Kristus setinggi kurang lebih 40 meter berdiri megah di atas bukit, bahkan disebut lebih tinggi dari patung serupa di Rio de Janeiro. Tak heran jika Buntu Burake Toraja menjadi salah satu tujuan wisata religi dan panorama terbaik di Sulawesi. Rasa penasaran kami semakin membara saat kendaraan mulai mendekati kawasan wisata ini. Sepanjang jalan menuju lokasi, deretan pedagang menawarkan berbagai souvenir khas Toraja , mulai dari aksesori tradisional, sarung bermotif etnik, hingga topi dan pernak-pernik berwarna-warni. Suasana semakin terasa hidup dengan keramahan warga lokal yang menyambut para wisatawan. Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Buntu Burake Untuk menikmati keindahan objek wisata Buntu Burake , pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp15.000 per orang , dengan biaya parkir yang juga terja...

Keseruan Tedong Silaga di Tana Toraja

Setelah menempuh perjalanan panjang yang mengingatkan kita pada sebuah kisah epik, akhirnya kami tiba di Rantepao, tepatnya di terminal Pasar Bolu. Dengan sabar menunggu jemputan menuju Tokarau, kami memutuskan untuk singgah sejenak dan menyelami keindahan kain tenun Toraja. Di Pasar Bolu, setiap sudut dipenuhi dengan beragam pilihan kain yang memikat—kain panjang seharga 200 ribu, kain pendek 150 ribu, dan kain bukan tenun hanya 75 ribu. Keberagaman ini tak hanya menawan mata, tetapi juga memperkaya perjalanan kami dengan tas-tas asli Toraja yang penuh warna. Perjalanan dari Palu memakan waktu seharian, namun semua lelah itu terbayar lunas saat kami disambut hangat oleh keluarga besar Om Daud, yang baru saja kembali dari Malaysia. Senyuman ceria dari sepupuku, Kak Oda, Oteng Jum, dan keponakanku, Wil, membuat kami merasa seolah telah pulang ke rumah yang telah lama ditinggalkan. Aroma kopi Toraja yang kental menyambut kami layaknya pelukan hangat. Kami berkumpul di teras rumah, di ten...

Rumah Tongkonan: Mempertahankan Warisan Budaya untuk Generasi Selanjutnya

Rumah Tongkonan adalah rumah adat tradisional suku Toraja yang berasal dari Sulawesi Selatan, Indonesia. Rumah Tongkonan dikenal karena bentuk atapnya yang khas berbentuk seperti perahu terbalik, serta ukiran-ukiran yang rumit dan detail pada dindingnya. Rumah Tongkonan biasanya terbuat dari kayu dan memiliki beberapa lantai. Bagian bawah rumah digunakan sebagai tempat untuk menyimpan beras dan barang-barang lainnya, sedangkan bagian atas digunakan sebagai tempat tinggal keluarga. Tiap rumah Tongkonan dihuni oleh beberapa keluarga yang terdiri dari beberapa generasi. Salah satu ciri khas rumah Tongkonan adalah atapnya yang terbuat dari ijuk, daun rumbia, atau sirap. Atap ini dirancang agar dapat menahan cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan yang seringkali memicu banjir, angin kencang, dan hujan lebat. Bentuk atap yang melengkung ke atas dianggap mewakili perahu, yang merupakan lambang kemakmuran dan keberhasilan. Di dalam rumah Tongkonan, terdapat ukiran-ukiran yang sangat detail dan inda...

Intip Uniknya Rumah Tongkonan Totondok

Rumah Tongkonan, Rumah adat Toraja, yang unik dan penuh makna. Keunikan rumah adat Tongkonan, bentuk bagian atap yang menyerupai perahu terbalik, dan ujung dibuat melengkung di bagian muka dan belakang,  hampir semua dinding dipenuhi  ukiran, dalam bahasa Toraja disebut Passura, seni  ukiran rumah Tongkonan mempunyai makna dan penempatan harus sesuai. Rumah Tongkonan Totondok Ini adalah kali pertama saya berkunjung ke Tongkonan keluarga, di  daerah Balusu, Kawasik, Tondok, Toraja Utara. Tongkonan telah menjadi warisan dari waktu ke waktu, secara komunal dan  dari generasi ke generasi, Kelompok yang dimaksud adalah kelompok keluarga yang dihubungkan oleh suatu garis keturunan atau keturunan dari suatu rumpun keluarga sehingga kelompok keluarga tersebut merasa perlu untuk membangun sebuah rumah yang merupakan lambang kesatuan kelompok, dan rumah tersebut dinamakan Tongkonan. Rumah Adat Tongkonan Totondok Rumah Adat Tongkonan merupakan rumah adat suku Toraja yang m...

Lolai Toraja Negeri di Atas Awan

Lolai, negeri di atas awan Toraja yang mempesona, awan stratus berkumpul untuk menutupi desa di bawah puncak Lolai Tongkonan Lempe,  seolah berada di negeri surgawi!  Negeri Di Atas Awan Toraja, menjelang matahari terbit kabut menyelimuti puncak Lolai Toraja, suasana Negeri di Atas Awan begitu indah, pemandangan pegunungan membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja  rela bangun pagi lebih awal. untuk mendapatkan momen terbaik dari puncak lolai Toraja Utara,  tepatnya di  kecamatan kapala Pitu. Lolai, Tongkonan Lempe, Selain itu, banyak juga penginapan lain di luar kawasan Tongkonan-Lempe dan beberapa vila di Lolai Toraja.  Alternatif lain bagi yang suka berkemah dan kebetulan membawa perlengkapan camping,  cari lokasi camping ground dengan pemandangan yang paling kece dan nyaman, tidak dianjurkan untuk membuang sampah di sembarang tempat, jagalah selalu kebersihan. Menikmati pemandangan indah dari ketinggian maksimal 1.300 km di atas permu...

Tradisi Pemakaman Suku Toraja Muslim di Tokarau

Bayangkan keindahan alam, budaya, dan tradisi dari Toraja yang unik,  dan tidak dapat ditemukan di daerah lain di Indonesia,  pemakaman mayat di dalam gua-gua batu yang terdapat di daerah Londa, dan Ketekesu, wisata Toraja, Menhir Bori kalimbuang, Lolai, Kuburan Bayi kambira, Tongkonan Totondok, Palawa & pertunjukan adu kerbau Ma`pasilaga Tedong di Tana Toraja, i tu benar-benar luar biasa!  Pelaksanaan Pemakaman di Tokkarau Ini adalah perjalanan pertama saya di Tana Toraja, tetapi Tuhan menginginkan yang lain, mengumpulkan kami dalam suasana perpisahan, ketidak mampuan manusia untuk menghadapi kematian sebagai peristiwa yang diinginkan. Palu, Pukul 15.30 WITA saya mendengar klakson mobil di luar rumah seorang pria turun dengan suara  salam dari balik pagar, saya  membuka pintu rumah, sambil membawa tas. Sopir  mengambil dan mengemasi barang-barang saya di bagasi, hari ini saya menemani mama,  mengunjungi keluarga besar kami di  Toraja....